5 Fakta Kasus Penembakan Di Papua yang Tewaskan 31 Pekerja Trans Papua

0
17

31 orang pekerja PT Istaka Karya dilaporkan tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Penembakan di Papua ini terjadi saat para pekerja tengah membangun jembatan Habema-Mugi Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak, Nduga, Papua.

Kasus penembakan di Papua ini menghebohkan masyarakat, apalagi masih ada 15 orang yang dilaporkan masih disandera oleh kelompok yang mengatasnamakan Gerakan Separatis Papua Bersenjata (GSPB) tersebut. Berikut 5 Fakta kasus penembakan di Papua yang menewaskan 31 orang:

1. Ditembak di Lokasi Proyek

Jalan trans Papua yang telah dibangun. (Foto:Kementerian PUPR)

Menurut keterangan tokoh gereja Distrik Yigi, Pendeta Wilhelmus Kogoya, mayoritas pekerja ditembak di Kali Yigi dan Kali Aurak. Dua lokasi tesebut merupakan salah satu lokasi proyek jembatan yang tengah dikerjakan PT Istaka Karya.

2. Salah Satu Korban Memotret Kegiatan OPM

Ilustrasi penembakan. (Foto:Pixabay)

Hingga saat ini, alasan penembakan diperkirakan lantaran salah satu korban mengambil foto perayaan upacara HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Yigi. Hal ini dikatakan membuat kelompok GSPB tersebut marah.

3. Sebagian Korban Sempat Melarikan Diri ke Rumah Anggota DPR

Kelompok GSPB menangkap 31 orang pekerja pada Sabtu (1/12). Namun 8 orang dari mereka dilaporkan berhasil melarikan diri ke rumah anggota DPR Papua. Sayangnya lokasi mereka diketahui dan akhirnya dijemput dari rumah anggota DPR tersebut untuk ditembak

4. Dibunuh pada Dua Hari yang Berbeda

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal (Foto:Aria Pradana/kumparan)

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, KKB menembak mati 23 pekerja pada Sabtu (1/12). Kemudian mengeksekusi 8 pekerja lainnya pada Minggu (2/11). Setelahnya KKB kembali kembali menyandera 15 pekerja lainnya.

5. Tengah Diburu TNI-Polri

Pembebasan KKB di Papua (Foto:Dok. Multimedia Polri)

Kapolda Papua, Irjen Martua Sormin, meastikan saat ini dua tim gabungan TNI-Polri bersenjata lengkap tengah diterjunkan untuk mengejar KKB dan membebaskan para sandera.

Download dan install aplikasi kumparan dan dapatkan berita terkini Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here