Jokowi soal Tsunami Selat Sunda: Jangan Terpancing Isu Menyesatkan

0
295

Setelah terjadinya tsunami Selat Sunda yang menimpa beberapa daerah di Banten dan Lampung, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat, terutama mereka yang berada di area bencana, untuk tetap tenang. Jokowi meminta publik agar tidak terpancing terhadap kabar-kabar yang menyesatkan.

Ia mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang berupaya maksimal untuk menangani daerah terdampak bencana. Presiden juga telah menginstruksikan jajaran terkait mulai dari Menteri PUPR, Menteri Sosial, Panglima TNI, hingga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk langsung terjun ke lapangan melakukan evakuasi dan pendataan.

Bahkan sampai saat ini proses evakuasi dan perncarian korban tsunami Selat Sunda masih dilakukan di lokasi kejadian.

Gambar udara kondisi pesisir Pantai Tanjung Lesung yang di terjang tsunami. (Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan)

Untuk diketahui, perkembangan terkini yang disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyebut bahwa sampai dengan pukul 16:00 WIB, tercatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka, dan 28 orang hilang. Adapun kerusakan material meliputi 556 unit rumah, 9 unit hotel mengalami rusak berat, dan 350 kapal serta perahu juga mengalami kerusakan.

Hingga saat ini, Jokowi masih terus memantau perkembangan terkini dari tim yang ada di lapangan. Ia mengatakan bahwa dirinya berduka cita atas kejadian yang terjadi pada korban yang tertimpa becana dan akan terus memantau keadaan disana.

Baca Selengkapnya: Beginilah Wajah Baru Anak Krakatau Setelah Tsunami Selat Sunda

Install aplikasi kumparan dan dapatkan berita terkini tsunami Selat Sunda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here