Harapan Tim Prabowo Bisa Hadirkan Banyak Saksi di MK

0
113
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto terlengkap di kumparan.com

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno berharap Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan ruang. Ini terkait rencana menghadirkan saksi sebanyak-banyaknya dalam persidangan sengketa Pemilu 2019.

“Kami berharap kepada MK, agar memberikan ruang bagi kami untuk menghadirkan jumlah saksi yang sebanyak-banyaknya,” kata Jubir BPN Andre Rosiade saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6).

Politikus Partai Gerindra itu menuturkan, pihaknya berencana menghadirkan 30 orang sebagai saksi dalam persidangan. Menurutnya, untuk mengungkap kecurangan Pemilu 2019, dibutuhkan saksi yang banyak.

“Kenapa jumlahnya banyak, karena dugaan yang kami sampaikan ini dugaan TSM, dugaan abuse of power, tentu membutuhkan saksi yang banyak. Tidak mungkin kami bisa membuktikan dugaan TSM kalau hanya saksi ahlinya dua. Atau saksi faktanya 15,” ungkapnya.

Selain itu, tim Prabowo juga sudah mengirimkam surat kepada MK untuk bisa memberikan restu kepada Lembaga Perlindungan Saksi deqn Korban (LPSK) supaya para saksi BPN dapat dilindungi.

“Untuk itu LPSK memberikan saran dan masukan kepada pihak kami. Sehingga pada hari ini tim kuasa hukum kami mengirimkan surat ke MK, agar MK merekomendasikan kepada LPSK untuk melindungi saksi kami,” tandasnya.

Menurut dia, hingga saat ini sudah ada kurang lebih 30 saksi dari tim Prabowo yang bersedia membongkar bukti kecurangan Pilpres 2019. Akan tetapi, sejumlah saksi yang berasal dari luar daerah meminta jaminan sebelum, sesaat dan sesudah bersaksi.

Selain itu, dia menyebut untuk saksi yang dihadirkan juga dapat menggunakan metode dari LPSK. Misalnya dengan bersaksi jarak jauh menggunakan teleconference.

“Atau berbicara di ruangan bertirai hitam untuk menyamarkan lokasi saksi. Hingga menyamarkan sejumlah informasi tentang saksi demi keselamatan pribadi,” ucapnya.

Selain saksi, Andre meminta LPSK turut menjamin dan melindungi hakim MK yang bertugas saat sidang sengketa Pilpres 2019.

“Agar terlepas dari bentuk intervensi dan ancaman dalam memutuskan sengketa,” jelasnya.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap Joko Widodo, Ma’ruf Amin, KPK, Agus Harimurti Yudhoyono, Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri, Ridwan Kamil, Anies Baswedan, Susi Pudjiastuti, Ganjar Pranowo, Gibran Rakabuming, Iriana Jokowi, Wiranto, Polri, Lowongan Kerja, Harga Emas, Timnas Indonesia, Habib Rizieq, MotoGP, Valentino Rossi, Marc Marquez, Persib Bandung, Persija Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here