Penjelasan Sri Mulyani Terkait Ekonomi RI 2019 Meleset dari Target

0
104
Sri Mulyani
Sri Mulyani terlengkap di kumparan.com

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan penentuan proyeksi pertumbuhan ekonomi dilihat dari sisi permintaan dan produksi secara luas. Dari sisi permintaan, konsumsi dan investasi menjadi penopang.

Pemerintah dan DPR akhirnya sepakat bahwa pertumbuhan ekonomi tahun ini meleset dari target awal sebesar 5,3%. Menurut laporan prognosis semester II APBN 2019 yang telah disahkan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini 5,2%.

“Sementara itu untuk ekspor selain dorong competitiveness, suasana lingkungan global pasti akan terpengaruh,” terangnya di gedung DPR. Menurut Sri Mulyani sisi permintaan ini yang masih menunjukkan tantangan cukup besar. Termasuk pengaruhnya dari gejolak ekonomi global.

“Sementara dari sisi produksi dalam laporan semesteran dan sampaikan awal awal kebijakan fiskal sektor produksi kita sudah capai output gap mendekati 0 dan kita harus meningkatkan kapasitasnya. Semua berujung pada persoalan bagaimana meningkatkan investasi di Indonesia,” tambahnya.

Oleh karena itu, kata Sri Mulyani, pemerintah akan bekerja memperbaiki iklim investasi. Dengan begitu diyakini meski menurun dari target, kualitas pertumbuhan ekonomi akan terjaga.

“Pertumbuhan akan menciptakan lapangan pekerjaan. Sehingga tingkat pengangguran akan turun dan kemiskinan menurun. Ini equality,” tambahnya.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap  JokowiPrabowo Subiant, Sandiaga Uno, Ma’ruf Amin, Pilpres 2019, harga emas, lowongan kerja, tiket pesawat, Bawaslu, Ratna Sarumpaet, SBY, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, KPK, Jusuf Kalla, Wiranto, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, Kemenlu, Kemenhub, Luhut Panjaitan , Susi Pudjiastuti, Berita IndonesiaAnakBayiIHSGResep MasakanReview MakananKemenkeuSri MulyaniKemenhubKominfoCPNSPertaminaDolar ASOJKPNSRupiahIbu HamilASIMPASISusu FormulaLiga SpanyolMahfud MDKivlan ZenWuling

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here